Home » News » Polhukam
FITRA Desak KPK Tak Ragu-ragu Periksa Max Sopacua
Rabu, 25 April 2012 - 06:30 wib
Misbahol Munir - Okezone
Max Sopacua (Koran SI) enlarge this imageJAKARTA - Koordinator Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wajib menindaklanjuti dugaan adanya pelanggaran dalam transaksi mencurigakan yang melibatkan tiga anggota DPR senilai lebih dari Rp1 triliun.
Menurut Uchok, sebenarnya tidak sulit bagi KPK untuk menelusuri dugaan tersebut karena beberapa nama anggota DPR yang disebut terlibat itu sudah pernah diperiksa KPK dalam kasus dugaan korupsi.
“KPK harus melanjutkan dugaan transaksi mencurigakan itu,” ujar Uchok saat dihubungi, Selasa (24/4/2012) malam.
Dia mencontohkan salah satu dari ketiga anggota DPR yang diduga melakukan transaksi mencurigakan pernah diperiksa KPK, seperti Max Sopacua yang pernah diperiksa dalam kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan (Alkes) di Departemen Kesehatan pada 2007 lalu.
“Jadi seharusnya KPK tak usah ragu untuk memeriksanya. Lanjut saja terus,” kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, diduga melakukan transaksi keuangan mencurigakan dengan nilai total lebih dari Rp1 triliun. Selain Max, ada dua nama lain yakni Sonny Waplau, juga dari Partai Demokrat, serta Yasti Soepredjo Mokoagow dari Partai Amanat Nasional.
(Munir)
Berita Terkait: PPATK
- DPR Minta PPATK Sembunyikan Hasil Analisis dari Publik
- PPATK Tolak Mentah-Mentah Permintaan DPR
- PKS: Indonesia Negeri Tanpa Nama
- Temuan PPATK Soal Rekening Gendut DPR Tekenan Buat KPK
- PPATK Tak Usah Berpolemik, Langsung Lapor KPK
more...
Berita Lainnya:
- Bos Chevron Segera Duduk di Kursi Pesakitan (02:33)
- Sanksi Sosial Tak Mempan untuk Koruptor (21:47)
- PKB Tak Berniat Memanipulasi DCS (20:03)
- Hanura Siap Berikan Bantuan Dana untuk Caleg, Tapi... (19:46)
more...
Disclaimer and Terms of Service
- semua konten/isi yang direpost di blog ini, merupakan hak cipta masing-masing pemilik, silahkan kunjungi sumber aslinya..
kritik dan saran silahkan kirimkan ke dmca.indah.web.id@gmail.com



