Home » Bola » Sepakbola Dunia
Timnas Kembali Terganggu
Rabu, 2 Mei 2012 - 18:56 wib
Foto: Ilustrasi Okezone enlarge this imageJAKARTA - Seleksi tim nasional (timnas) senior di Yogyakarta kembali terganggu. Seleksi timnas Merah Putih ditinggal beberapa punggawa Semen Padang, untuk membela klub dalam lanjutan kompetisi Indonesian Premier League (IPL).
Dikabarkan sebelumnya ada empat pemain Kabau Sirah -julukan Semen Padang-, yang keluar dari proses seleksi di Lapangan Universitas Yogyakarta (UNY). Empat nama yang dikabarkan mundur adalah Hengky Ardiles, Abdul Rahman, Vendri Mofu, dan Ferdinand Alfred Sinaga.
Namun, munculnya empat nama tersebut dibantah ketua umum (ketum) Semen Padang, Erizal Anwar. Dirinya malah menegaskan, jika kelima nama pemain Semen Padang yang ikut seleksi timnas, tidak ada nama Ferdinand.
Ujung tombak Kabau Sirah tersebut, menurut Erizal memang sudah sejak awal tidak ingin mengikuti proses seleksi timnas senior. Yang ada menurutnya adalah Hengky, Yosua Pahabol, Abdulrahman, Jandi Eka Putra, dan Vendri.
Erizal pun menyatakan, jika bukan empat pemain yang diminta kembali membela klub. Manajemen Semen Padang hanya meminta dua pemain untuk kembali, yaitu Hengky dan Vendri. Kedua pemain itu pun diminta manajemen lewat surat resmi kepada pihak manajemen timnas Merah Putih.
“Masalahnya begini, ada lima pemain Semen Padang yang masuk timnas, lalu ada tiga pemain kami yang cedera dan mendapat akumulasi kartu kuning. Kondisi itu sangat menyulitkan kami, untuk melanjutkan kompetisi. Hanya dua saja pemain yang kami minta kembali, yaitu Vendri Mofu dan Hengky,” ungkap Erizal, saat dihubungi wartawan.
Jadwal padat yang akan dijalani Semen Padang dalam beberapa minggu ke depan, membuat keputusan tersebut diambil manajemen Kabau Sirah. Semen Padang dijadwalkan bertemu PSMS Medan, Senin (7/1). Lalu dilanjut saat ditantang Pro Duta pada gelaran Piala Indonesia, Rabu (9/1). Tidak sampai di situ, Semen Padang pun dihadapkan pada dua laga berdekatan saat bertandang ke markas Persema Malang, (14/1), dan Persiba Bantul, (19/1).
“Kenapa kami meminta dua pemain pulang, pertama kami dijadwalkan bertemu PSMS Medan. Lalu main di Piala Indonesia lawan Pro Duta, dilanjut main tandang dengan Persema dan Persiba Bantul. Jadi alasannya karena jadwal yang begitu padat,” tegas Erizal.
“Mereka juga tidak konsisten, sebelumnya ada kabar kalau kompetisi akan dihentikan menjelang event di Palestina. Tapi apa, kenyataannya kompetisi terus berjalan. Ya kami tidak bisa menyerahkan semua pemain masuk timnas,” sambungnya.
Namun komentar berbeda disampaikan manajer Semen Padang, Asdian. Dirinya menegaskan, jika pemain-pemain Kabau Sirah yang keluar dari proses seleksi timnas Merah Putih ada sekitar empat pemain dari lima nama yang mengikuti proses seleksi. Dari lima nama yang ada, hanya Abdulrahman yang ditinggal.
“Kami terpaksa meminta izin ke manajer timnas, karena semua starting eleven-nya klub, selesai tanding mereka langsung kembali ikut proses seleksi. Hanya Abdulrahman saja yang tidak dipanggil kembali, karena persoalan akumulasi kartu. Kalau dirinya tidak terkena akumulasi, Abdulrahman juga akan kami panggil,” tandas Asdia. (Decky Irawan Jasri/Koran SI) (acf)
Berita Terkait: Timnas Indonesia
- Atep Selalu Siap untuk Timnas
- Ditantang Chelsea, Jacksen Berhak Tentukan Skuad
- Heitinga & Ferdinand Komentari Permainan Skuad Garuda
- Kurnia Meiga: Saya Tak Gugup
- Robben Akui Belanda Kesulitan di Babak I
more...
Berita Lainnya:
- RD Pantau Pemain, Andik Ambil Ilmu Radja (19:36)
- Radja: Timnas U-23 Banyak Buang Peluang (19:19)
- Di Timnas, Torres Ingin Peran Protagonis (19:07)
- Nainggolan Sampai Kram Saat Konferensi Pers (18:57)
more...
Disclaimer and Terms of Service
- semua konten/isi yang direpost di blog ini, merupakan hak cipta masing-masing pemilik, silahkan kunjungi sumber aslinya..
kritik dan saran silahkan kirimkan ke dmca.indah.web.id@gmail.com


